LOKAL+

Gubernur Kaltim Lakukan Groundbreaking Pembangunan Gedung Pandurata RSU AWS

Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor melakukan penekanan tombol sirine sebagai tanda dimulainya Ground Breaking tahap awal pembangunan gedung perawatan Pandurata RSUD Abdul Wahab Sjahranie dan sarana pendukungnya. Bertempat di Jalan Anggur No.88 Kelurahan Sidodadi Samarinda Ulu, Jum’at (3/3/2023).

Kegiatan dihadiri sejumlah pejabat dilingkungan Pemprov Kaltim diantaranya, Sekretaris Daerah Prov. Kaltim Sri Wahyuni, Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Prov. Kaltim Ir. Ujang Rahmad.

Hadir juga Inspektur Daerah Kaltim Dr. H.M Irfan Pranata, Direktur RSUD AWS dr. David Hariadi Masjhoer, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Prov. Kaltim Muhammad Faisal, Kepala Dinas PUPR dan Perumahan Rakyat Aji Muhammmad Fitra Firnanda serta pejabat lainnya.

Dalam kesempatan tersebut Isran menyambut baik atas terlaksana dan dimulainya groundbreaking gedung perawatan beserta sarana pendukung. Diharapkan tentu bisa mengatasi persoalan banjir yang memang sering terjadi pada gedung lama tersebut.

“Semoga akan dimulainya pembangunan ini akan menambah fasilitas infrastruktur pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kaltim khususnya yang Samarinda dan rumah sakit aws juga menjadi terus
salah satu rujukan Nasional,”ucap Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) tersebut.

Mantan Bupati Kutim tersebut menyebut, pembangunan sempat ditunda pada tahun 2019 dikarenakan pandemi Covid-19. Oleh karena itu, Gubernur menegaskan pembangunan ini akan terus berlanjut sampai pada akhir masa jabatannya di tahun 2023 diteruskan pada kepemimpinan selanjutnya.

“Jadi pembangunan ini mau tidak mau akan berlanjut dengan Gubernur selanjutnya,”tandasnya.

Diketahui, Gedung Pandurata nantinya akan dibangun delapan lantai dan bisa menampung 500 tempat tidur pasien. Juga Pada tahun 2023 ini juga telah dialokasikan sekitar Rp100 miliar untuk tahap pertama dengan luas lahan sekitar 1hektar, luas tapak 3.968 m² dan luas lantai sekitar 27.517m² (meter persegi).

Untuk penambahan fasilitas kesehatan baru di gedung Pandurata tidak ada. Hanya memindahkan fasilitas yang ada di gedung lama ke gedung baru.

Adapun fasilitas yang ada di gedung berlantai delapan tersebut nantinya antaralain; lantai I ruang hemodialisa, radiologi, ruang rawat jiwa. Kemudian lantai II Ruang Intensive Care Unit (ICU), ruang Intensive Coronary Care Unit (ICCU), ruang rawat luka bakar dan ruang rawat saraf.

Lantai III ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU), Pediatric Intensive Care Unit (PICU) dan ruang rawat jantung.

Lantai IV ruang rawat anak dan ruang Obstetrics and Gynecology (OBGYN). Lantai V ruang rawat bedah dan ruang saraf biasa. Lantai VI ruang penyakit dalam dan ruang kemoterapi. Lantai VII ruang Ko. Ass l, ruang lab. Skill dan roof garden. Dan terakhir lantai VIII ruang serba guna dan komite.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim maka ground breaking pembangunan dan pengembangan serta rehabilitasi rumah sakit AWS pandurata dengan ini saya nyatakan dimulai,”tutup Isran. (dis/red)

Comments

POPULER

To Top