Harkitnas ke-117, Wagub Seno Serukan Semangat Bangkit untuk Pembangunan dan SDM Unggul

Oleh Redaksi+ pada 20 Mei 2025, 21:11 WIB

Dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional, Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji tekankan pentingnya kolaborasi dan semangat kebangkitan demi percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas SDM.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-117 yang jatuh pada 20 Mei 2025 bukan sekadar seremoni tahunan, momentum ini dimaknai sebagai dorongan nyata untuk memperkuat fondasi untuk membangun daerah.

Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menegaskan pentingnya menjaga semangat kebangkitan di seluruh lapisan masyarakat, mulai dari aparatur sipil negara (ASN) hingga masyarakat umum.

“Kebangkitan nasional ini bukan hanya pengingat sejarah, tapi momentum untuk membangkitkan semangat bekerja, membangun, dan melayani,” katanya, usai memimpin upacara peringatan Harkitnas di Kantor Gubenur.

Kata dia, terutama bagi ASN, harus menjadi motivasi untuk bekerja lebih cepat, lebih gesit, dan lebih optimal dalam melayani masyarakat.

Menurutnya, makna kebangkitan hari ini bagi Kaltim terletak pada pembangunan kualitas sumber daya manusia.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah menggratiskan pendidikan sebagai upaya memberdayakan masyarakat agar mampu menjadi SDM unggul yang dapat menjawab tantangan pembangunan, termasuk menyongsong peran strategis Kaltim sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Seno Aji juga menyoroti pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur, terutama di wilayah-wilayah strategis seperti IKN.

Ia mengakui bahwa masih ada titik-titik di kawasan Sepaku dan sekitarnya yang belum sepenuhnya terjangkau jaringan internet. Namun, Pemprov Kaltim berkomitmen mengejar ketertinggalan itu.

“Kami akan menganggarkan pembangunan konektivitas internet tahun ini. Ini penting agar komunikasi antara Pemprov Kaltim dan Otorita IKN bisa berjalan lancar dan efektif,” tegasnya.

Tak hanya konektivitas digital, infrastruktur jalan juga menjadi prioritas. Jalur strategis seperti Samarinda–Kutai Barat, Samarinda–Berau, hingga Kutai Barat–Mahakam Ulu tengah dalam proses penganggaran dan pengerjaan.

“Insya Allah dalam tiga tahun ke depan, jalan-jalan provinsi akan kembali mulus. Ini bentuk nyata komitmen kami untuk membuka akses dan pemerataan pembangunan,” ungkapnya. (lm/ky)

Tinggalkan Komentar