Edy Suharto Resmi Pimpin BPKP Kaltim, Diminta Kawal Anggaran dengan Akuntabel

Pelantikan ini disertai harapan agar BPKP Kaltim di bawah kepemimpinan Edy Suharto mampu memperkuat pengawasan anggaran demi memastikan efektivitas program pembangunan daerah.
Gubernur Kalimantan Timur, H. Rudy Mas’ud (Harum), secara resmi mengukuhkan Edy Suharto sebagai Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kalimantan Timur dalam sebuah upacara di Pendopo Odah Etam. Edy menggantikan Felix Joni Darjoko yang kini menjabat sebagai Direktur Pengawasan Badan Usaha Energi dan Pertambangan di Deputi Akuntan Negara.
Dalam sambutannya, Gubernur Harum menegaskan pentingnya kolaborasi dan percepatan kerja dalam pengawasan keuangan dan pembangunan. “Kita ingin pastikan tidak ada penyalahgunaan wewenang maupun anggaran. Pengawasan harus menjamin penggunaan anggaran yang tepat sasaran, transparan, dan akuntabel,” tegasnya.
Ia juga menyebut bahwa BPKP bukan hanya auditor, tetapi mitra strategis dalam memastikan pembangunan berjalan efektif dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat. “Mari bersinergi agar pembangunan dapat dirasakan merata di seluruh wilayah Kaltim,” tambahnya.
Sementara itu, Deputi Kepala BPKP Aryanto Wibowo juga menyampaikan bahwa korupsi adalah ancaman serius bagi pembangunan. Namun, ia mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Kaltim yang dinilai serius dalam menerapkan strategi pengendalian risiko kecurangan.
Aryanto turut mengungkapkan capaian BPKP Kaltim yang signifikan sepanjang 2024, termasuk penyelamatan keuangan daerah senilai Rp 72,56 miliar, optimalisasi pendapatan daerah sebesar Rp 34,8 miliar, serta efisiensi pengeluaran sebesar Rp 1,42 triliun. Di tahun 2025, BPKP Kaltim terus berkontribusi, dengan tambahan pendapatan sebesar Rp 2,33 miliar dan efisiensi pengeluaran sebesar Rp 11,9 miliar.
Ia memastikan BPKP akan terus mendukung berbagai program strategis Gubernur dan Wakil Gubernur, termasuk program unggulan seperti Gratispol dan Jospol.
Acara pengukuhan juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji, Sekretaris Daerah Sri Wahyuni, jajaran Forkopimda, serta perwakilan pemerintah kabupaten/kota se-Kaltim. (Prb/ty/portalkaltim/ky)
