BPPDRD Balikpapan Dorong Kenaikan Pajak Daerah lewat Fun TAXtik Run 2025
Kepala BPPDRD Balikpapan, Idham Mustari. (Nusplus)
NUSANTARAPLUS, BALIKPAPAN – Banyak strategi yang dilakukan Badan Pengelolaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD) Balikpapan, untuk mendongkrak pendapatan.
Salah satunya dengan menghadirkan pendekatan baru dalam upaya memperkuat pendapatan asli daerah (PAD). Pemerintah Kota Balikpapan melalui BPPDRD menggelar Fun TAXtik Run 2025.
Agenda ini digelar pada 6 Desember mendatang. Ini bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga alat kampanye mendorong warga lebih sadar terhadap pembayaran pajak.
“Baik PBB maupun pajak 10 persen restoran dan hotel,” ujar Kepala BPPDRD Balikpapan, Idham Mustari, Jumat (14/11/2025).
Idham Mustari, mengatakan event ini diharapkan mampu menarik minat masyarakat untuk terlibat dalam program edukasi pajak. Masyarakat Balikpapan tak perlu khawatir soal tiket.
“Kegiatan ini gratis, masyarakat hanya perlu mendaftar lewat aplikasi. Target kami sekitar 600 peserta,” ujar Idham.
Melalui aplikasi yang sama, warga memiliki dua opsi partisipasi. Yakni mengikuti undian pajak atau mengikuti Fun Run. Bagi peserta undian pajak, cukup mengunggah bukti pembayaran PBB.
Sedangnkan untuk peserta Fun Run, cukup hanya mengunggah nota pembelian restoran atau hotel yang mencantumkan pajak 10 persen.
Data itu sekaligus membantu pemerintah memetakan potensi penerimaan dari pajak daerah berbasis konsumsi.
Idham menjelaskan, program ini menjadi kesempatan untuk menegaskan bahwa pajak adalah sumber utama untuk membiayai layanan publik kota.
Hadiah undian yang disiapkan tahun ini juga lebih variatif dan diarahkan sebagai bentuk apresiasi pemerintah kepada warga yang disiplin membayar pajak.
“Ini bentuk penghargaan bagi warga yang berkontribusi pada pembangunan,” ucap Idham.
Fun TAXtik Run akan mengambil rute lima kilometer di kawasan Taman Bekapai, wilayah yang sering dimanfaatkan untuk promosi kebijakan publik.
Pihaknya menyakini, pendekatan berbasis komunitas lebih efektif menarik minat masyarakat. Khususnya generasi muda yang cenderung kurang terlibat dalam kegiatan sosialisasi formal.
Selain memacu partisipasi pajak, event ini juga diharapkan membantu menggerakkan ekonomi lokal melalui peningkatan transaksi di sektor kuliner dan perhotelan.
Aktivitas konsumsi pada akhir tahun diketahui biasanya meningkat, dan pemerintah ingin memastikan bahwa potensi pajaknya tercatat serta tersalurkan secara optimal ke kas daerah.
Bagi Idham, pengumpulan pajak daerah bukan hanya soal angka, tetapi juga kesadaran kolektif. Melalui kegiatan ini, pemerintah ingin memperkuat pemahaman bahwa pembangunan Balikpapan sangat ditopang oleh kontribusi warga.
“Pajak yang dibayar masyarakat kembali untuk pembangunan kota. Semakin besar partisipasi, semakin cepat kemajuan yang dapat dirasakan,” tuturnya.
Dengan kombinasi event olahraga dan kampanye pajak berbasis digital, BPPDRD berharap Fun TAXtik Run dapat memperluas basis wajib pajak.
Sekaligus memperbaiki efektivitas pemungutan, serta mendukung pencapaian penerimaan daerah pada penghujung tahun anggaran. (Ml/Red/ ADV)
