Tahun Depan Dishub Prioritaskan Program Balikpapan Lancar, Fokus Keselamatan Lalu Lintas

Oleh Redaksi+ pada 26 Nov 2025, 16:22 WIB
Dishub Fadli lagi

Kepala Dishub Balikpapan, Muhammad Fadli. (Nusplus)

NUSANTARAPLUS, BALIKPAPAN – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan memastikan akan mengalihkan fokus program kerja mulai 2026. Yakni, memprioritaskan tahap kedua pengembangan transportasi kota bertajuk Balikpapan Lancar.

Program ini menjadi kelanjutan dari tahap sebelumnya, Balikpapan Terang, yang dalam beberapa tahun terakhir berfokus pada peningkatan serta pemerataan penerangan jalan.

Kepala Dishub Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurrahman, menyampaikan penyesuaian program telah diselaraskan dengan kebutuhan terbaru masyarakat dan arahan Wali Kota Balikpapan.

Ia menilai, kondisi lalu lintas saat ini menuntut peningkatan teknologi pemantauan, perbaikan marka, hingga penguatan sistem keselamatan.

“Di anggaran perubahan 2026 nanti, Dishub sudah tidak lagi fokus kepada penerangan jalan atau lampu-lampu jalan. Karena sistem yang akan kita bangun adalah Balikpapan Terang dan juga Balikpapan Lancar,” ujarnya, Rabu (26/11/2025).

Fadli menjelaskan bahwa Balikpapan Lancar akan menjadi prioritas utama pada perubahan anggaran 2026 dan dilanjutkan dalam anggaran 2027.

Program ini mencakup sejumlah kegiatan strategis untuk memperlancar arus lalu lintas dan meningkatkan keamanan transportasi.

“Jadi kita akan masuk ke skema kedua, yaitu Balikpapan Lancar. Sehingga di 2026 nanti dalam perubahan dan di anggaran 2027, kami fokus pada kegiatan seperti penambahan CCTV, persiapan serta perbaikan marka-marka jalan, dan juga sos. Semua ini juga mendapat perhatian dan dukungan dari Bapak Wali Kota Balikpapan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa fasilitas pemantauan dan keselamatan semakin dibutuhkan, terutama di titik-titik dengan volume kendaraan tinggi dan area rawan kecelakaan.

“Ini menjadi salah satu program yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Kota Balikpapan untuk saat ini,” tegas Fadli.

Saat ini Dishub Balikpapan telah mengoperasikan 324 unit CCTV untuk sistem ini. Angka tersebut berasal dari 137 unit sebelumnya ditambah 187 unit baru yang dipasang lewat APBD Perubahan 2025.

Fadli Pathurrahman menjelaskan, pihaknya belum memasuki wilayah-wilayah jalan sekunder.

“CCTV masih masuk di area perkotaan,” imbuhnya. Meski demikian, CCTV kini mampu menampilkan tiga layer dalam satu waktu: tampilan kawasan penuh, fokus kendaraan parkir di bahu jalan, dan zoom plat nomor.

Fitur ini mendukung tugas Satlantas Polresta Balikpapan. “Dishub memberi informasi kepada Satlantas untuk memberi advokasi kebijakan apabila terjadi pelanggaran lalu lintas yang ada di Balikpapan,” paparnya.

Adapun perubahan fokus ke Balikpapan Lancar, Dishub berharap mobilitas warga dapat menjadi lebih aman, tertib, dan efisien, sekaligus mendukung pertumbuhan aktivitas ekonomi serta peningkatan kualitas infrastruktur perkotaan. (MI/Red/ ADV)

Tinggalkan Komentar