Pemkot Luncurkan Layanan Sewa Gedung: Permudah Pemesanan, Lebih Transparan
Kasubag Tata Usaha UPTD Pengelolaan dan Perawatan Gedung BKAD Balikpapan, Patmawati. (Nusplus)
NUSANTARAPLUS, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan resmi meluncurkan layanan pemesanan gedung milik pemerintah secara daring melalui situs https://uptdbkad.balikpapan.go.id .
Warga kini dapat menyewa berbagai fasilitas pemerintah tanpa harus datang langsung ke kantor pengelola, cukup dengan mengakses satu laman terpadu dari gawai atau komputer mereka.
Layanan ini dikelola UPTD Pengelolaan dan Perawatan Gedung di bawah Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Balikpapan.
Melalui platform tersebut, masyarakat bisa memilih gedung yang diinginkan, mengecek ketersediaan jadwal pemakaian, hingga melihat detail tarif sewa dalam satu alur yang terstruktur.
Kasubag Tata Usaha UPTD Pengelolaan dan Perawatan Gedung BKAD Balikpapan, Patmawati, menjelaskan inovasi ini dirancang untuk memangkas proses administrasi yang selama ini dinilai memakan waktu.
Proses yang sebelumnya harus dilakukan melalui formulir manual di kantor, kini bisa diawali sepenuhnya lewat sistem online.
“Kami ingin layanan ini benar-benar mempersingkat alur pemesanan dan membuatnya lebih transparan,” ujarnya, Senin (1/12/2025) di lingkungan Pemkot Balikpapan.
Patmawati menambahkan, seluruh informasi dasar yang dibutuhkan masyarakat kini sudah tersedia dan dapat diakses kapan saja.
Warga tidak lagi perlu menebak-nebak ketersediaan jadwal atau menanyakan tarif secara berulang ke petugas sebelum mengajukan pemesanan.
“Mulai dari jadwal, tarif, hingga jenis kegiatan yang diizinkan, semuanya sudah tersedia di website,” kata Patmawati.
Beberapa fasilitas yang dapat dipesan secara online antara lain BSCC Dome, Gedung Kesenian Balikpapan (GKB), Balikpapan Islamic Center (BIC), dan Stadion Utama Batakan.
Setelah memilih lokasi, tanggal, dan mengisi data yang diperlukan, calon penyewa selanjutnya diarahkan untuk menghubungi admin guna konfirmasi dan finalisasi pemesanan.
Menurut Patmawati, minat masyarakat terhadap fasilitas pemerintah ini terus meningkat setiap tahun.
GKB masih menjadi pilihan utama untuk resepsi pernikahan dan acara keluarga, sedangkan BSCC Dome kerap menjadi lokasi berbagai kegiatan berskala besar.
Misalnya pameran, konser, maupun agenda resmi pemerintahan.
“Untuk pemakaian tahun 2026 saja, beberapa jadwal sudah mulai terisi,” jelasnya. Tingginya permintaan ini dinilai sebagai sinyal jika aset milik pemerintah memiliki peran penting sebagai ruang publik dan pusat aktivitas warga.
Dengan hadirnya layanan digital tersebut, Pemkot Balikpapan berharap pengelolaan aset daerah dapat berjalan lebih efisien, profesional, dan akuntabel.
Sekaligus mempercepat pelayanan publik di sektor penyewaan fasilitas umum yang selama ini menjadi kebutuhan banyak pihak, mulai dari warga, komunitas, hingga kalangan swasta. (Jun/Red/ ADV)
