Mubes FKPB Diharapkan Perkuat Soliditas Paguyuban dan Stabilitas Sosial di Balikpapan

Oleh Redaksi+ pada 11 Mei 2026, 19:23 WIB

pengurus FKPB bersama panitia pelaksana Mubes melakukan audiensi dengan jajaran Pemerintah Kota Balikpapan di Kantor Wali Kota Balikpapan, Senin (11/5/2026).

Pemerintah Kota Balikpapan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) Forum Komunikasi Paguyuban Balikpapan (FKPB).

Hal itu karena Mubus dinilai memiliki peran penting dalam menjaga persatuan masyarakat di tengah keberagaman budaya dan suku di Kota Balikpapan.

Dukungan tersebut disampaikan saat pengurus FKPB bersama panitia pelaksana Mubes melakukan audiensi dengan jajaran Pemerintah Kota Balikpapan di Kantor Wali Kota Balikpapan, Senin (11/5/2026).

Pertemuan berlangsung dengan pembahasan yang menitikberatkan pada penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan berbasis paguyuban.

Audiensi diterima oleh Asisten I Bidang Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Balikpapan, Zulkifli, didampingi sejumlah pejabat pemerintah daerah.

Dalam kesempatan tersebut, FKPB memaparkan rencana pelaksanaan Mubes yang akan digelar dalam waktu dekat, termasuk arah program organisasi ke depan.

Tidak hanya membahas agenda internal organisasi, pertemuan itu juga menjadi forum pertukaran pandangan terkait pentingnya menjaga keharmonisan sosial di kota yang dihuni masyarakat dari berbagai latar belakang etnis dan budaya.

Zulkifli mengatakan, secara prinsip Pemkot Balikpapan menyambut positif dan mendukung penuh pelaksanaan Mubes FKPB.

Karena ia meyakini mampu mempererat hubungan antar paguyuban sekaligus memperkuat keterlibatan masyarakat dalam pembangunan daerah.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi sarana memperkuat persatuan, menjaga kebersamaan, dan meningkatkan kontribusi paguyuban dalam mendukung pembangunan kota,” kata Zulkifli, Kemarin.

Selama ini, kata dia, FKPB telah menjadi salah satu elemen penting dalam menjaga komunikasi dan hubungan harmonis antar kelompok masyarakat. Keberadaan forum tersebut juga dinilai berkontribusi dalam menciptakan suasana sosial yang aman dan kondusif di Balikpapan.

Balikpapan dengan tingkat keberagaman tinggi, membutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah dan masyarakat agar nilai toleransi serta semangat gotong royong tetap terjaga.

Sebab, pembangunan daerah tidak dapat berjalan optimal tanpa dukungan berbagai unsur masyarakat, termasuk organisasi paguyuban.

“Balikpapan dikenal sebagai kota yang majemuk. Karena itu, semangat gotong royong, toleransi, dan persatuan harus terus dijaga bersama. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat dan organisasi paguyuban,” ujarnya.

Sementara itu, pengurus FKPB menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat komunikasi antar paguyuban dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial. Melalui Mubes mendatang, FKPB berharap dapat melahirkan program kerja yang lebih aktif dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat serta pembangunan Kota Balikpapan. (MI/Adv Kominfo Balikpapan/red)

Tinggalkan Komentar