Diambil Janji dan Sumpah, DPD Gelora Balikpapan Periode 2024-2029 Dilantik
Pengurus baru DPD Gelora Balikpapan, dilantik. (GI)
NUSANTARAPLUS, BALIKPAPAN – Puluhan pengurus baru Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kota Balikpapan Partai Gelora, diambil janji dan sumpahnya.
Jajaran pengurus baru itu resmi dilantik, pada Ahad (21/12/2025). Pelantikan digelar di Ocean Square Balikpapan, diikuti sekitar 90 an kader Gelora Balikpapan dan Kaltim.
Lewat pelantikan tersebut, Partai Gelora Rakyat Indonesia (Gelora) secara resmi melakukan pergantian kepemimpinan dalam tubuh DPD Balikpapan.
Ketua DPD Gelora, drg. Syukri Wahid resmi meneruskan estafet kepemimpinan sebelumnya, yang dinahkodai Mulhadi.
“Bismillahirahmanirrahim, hari ini tangggal 21 Desember 2025, saya selaku Ketua DPD Gelora Balikpapan, menerima dengan sepenuh amanah, integritas, semangat dan profesionalisme untuk melanjutkan periode kepengerusan yang baru,” ujar Syukri Wahid, menerima bendera dari Ketua DPW Gelora Kaltim Sarwono.
Pada acara tersebut seluruh kader Gelora Balikpapan dan Kaltim, menggunakan pakaian berwarna biru putih yang menjadi ciri khas partai. Dihadiri sekitar 90 lebih anggota beserta pengurus.
Jajaran pengurus DPD Gelora Balikpapan terdiri dari 49 pengurus, yang di dalamnya terdapat 24 wanita. Proporsi itu, menurut Syukri, menjadi simbol keterbukaan bahwa golongan perempuan sangat dihargai oleh Partai Gelora.
“Dengan statistik 44% dalam kepengurusan, wanita sangat terwakili,” ujar Syukri.
Syukri juga menyampaikan, Gelora akan berjuang menjadi ujung tombak pelayanan advokasi di tengah masyarakat. Ia meminta doa dan dukungan dari seluruh kader dan masyarakat kota ini.
“Kami mohon doa restu masyarakat dengan kehadiran Partai Gelora di Balikpapan. Meski baru enam tahun berdiri, kami selalu berusaha menjadi agregator pelayan untuk mengadvokasi warga,” imbuhnya.
Syukri menyampaikan bahwa membangun dan memajukan DPD Partai Gelora Balikpapan membutuhkan Soliditas serta persatuan yang kuat.
“Ketua, Wakil Ketua, Sekertaris, Bendahara semuanya sama. Kolektif kolegial, berat sama dipikul ringan sama dijinjing. Itulah yang kita tanamkan dalam Partai Gelora ini. Kita siap untuk berkolaborasi,” ucapnya.
Syukri optimis dengan soliditas persatuan yang kuat antar pengurus dan anggota.
Partai yang memiliki logo gelombang, Gelora di tahun Politik Pemilu 2029 mendatang akan mewakili aspirasi masyarakat di kursi legislatif Kota Balikpapan.
Kata Syukri, dengan soliditas persatuan kuat, pihaknya optimis untuk meraih hasil memuaskan dalam Pemilu 2029 mendatang.
“Kita harus yakin Gelora akan mendapat kursi di DPRD Balikpapan. Semua ini akan menjadi amanah dari masyarakat Kota Balikpapan,” kata Syukri.
Para jajaran pengurus baru DPD Gelora Kota Balikpapan periode 2024-2029 itu turut dilantik oleh Ketua DPW Gelora Kaltim, Sarwono.
Sarwono mengaku terkejut saat jajaran pengurus begitu lantang kala mereka kompak mengucapkan janji dan sumpah.
“Kita tunjukan semangat dan pengabdian kita bahwa Gelora Balikpapan layak bergema di Kota Balikpapan. Salam Gelora,” ujar Sarwono, kepada seluruh jajaran pengurus baru.
Sarwono yang memikul amanah sebagai Ketua DPW Gelora Kaltim 24 Februari 2025, meminta seluruh kader Gelora Balikpapan terus bersinergi dan berkolaborasi melakukan edukasi dan pelayanan kepada masyarakat.
Ia juga mengingatkan urgensi kolaborasi antar kader dan sinergi dengan masyarakat untuk memperluas pengaruh politik partai.
Sarowono lantas menyampaikan harapannya agar kepengurusan kali ini dapat membawa semangat baru untuk memperkuat eksistensi Partai Gelora di Kota Minyak.
Partai Gelora, lanjut Sarwono, harus semakin solid dan terus beradaptasi dengan dinamika politik nasional dan daerah.
“Saya berharap kepengurusan baru dapat membawa perubahan positif dan memperkuat jaringan di berbagai lini,” ujar Sarwono.
Ia mengingatkan bahwa partai politik seyogyanya harus lebih sering terjun mendengar aspirasi dan menerima masukan saran dari Masyarakat.
“Aspirasi itu letaknya di lapangan, bukan di ruangan maupun meja rapat. Kita harus lebih sering terjun di tengah tengah masyarakat,” ujar Sarwono.
Sarwono menyampaikan Gelora Indonesia harus berjuang di kancah politik lokal dan nasional, khususnya Balikpapan yang relatif tidak mudah namun tidak boleh dianggap berat.
“Balikpapan ini tidak mudah, namun jangan dianggap berat. Karena dalam perjuangan, tidak ada yang berat jika dijalani bersama-sama,” pesan Sarwono. (Tek)
