Awali Tahun 2026, Anggota DPRD Darlis Mulai Gelar Penguatan Demokrasi Daerah di Samarinda
Anggota DPRD Kaltim M. Darlis Pattalongi membuka Penguatan Demokrasi Daerah ke-1 tahun 2025 yang dilakukannya pada di Hotel Grand Sawit Syariah, Samarinda, Sabtu 24 Januari 2026.
Darlis Pattalongi ingin demokrasi Kaltim 2026 naik kelas. Ia mengajak warga berani kritis mengawal kebijakan publik.
Baginya, tahun 2026 harus menjadi momentum bagi demokrasi Kalimantan Timur untuk “naik kelas”. Tidak boleh lagi sekadar berjalan di tempat atau terjebak pada rutinitas prosedural semata.
Visi inilah yang ditekankan politisi dari Partai Amanat Nasional ini asal Samarinda ini kepada masyarakat.
Dengan mengangkat tema “Partisipasi Publik Dalam Penyelenggaraan Tata Pemerintahan Yang Demokratis”, Darlis menyebut syarat mutlak agar demokrasi bisa naik level adalah keberanian warga untuk bersuara.

”Kita ingin kualitas demokrasi di 2026 ini meningkat. Indikatornya sederhana, yakni seberapa berani warga mengawal kebijakan publik? Pemerintah tidak boleh dibiarkan berjalan sendirian tanpa ‘spion’. Warga harus berani kritis,” jelasnya.
“Tapi pemerintah juga tidak boleh anti kritis dan mampu mengakomodir kebutuhan serta aspirasi masyarakat, ” lanjutnya.
Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim ini mengingatkan, pemerintahan yang demokratis (good governance) membutuhkan mitra tanding yang seimbang.
Jika masyarakat pasif, kebijakan pemerintah rawan melenceng dan tidak tepat sasaran.
”Partisipasi publik itu nyawanya. Jangan cuma diam atau jadi penonton. Kritik dan masukan masyarakat itu ibarat kompas bagi pemerintah agar tetap di jalur yang benar menyejahterakan rakyat,” tambahnya.
Acara yang dipandu moderator Kamarsam ini menghadirkan dua perspektif untuk mendukung visi “naik kelas” tersebut.
Yakni Dr. Elviandri yang merupakan Dosen Pascasarjana UMKT dan motivator Selamat Said.
”Harapannya, forum ini melahirkan masyarakat yang tidak hanya sadar hak, tapi juga berani ambil bagian. Kalau warganya kritis, pemerintahnya pasti lebih responsif dan kerjanya lebih benar,” tutupnya. (kf/red)
