Lantik 55 Pejabat Fungsional, Wali Kota Balikpapan Minta ASN Tinggalkan Pola Kerja Lama

Oleh Redaksi+ pada 08 Mei 2026, 16:26 WIB

Wali Kota Balikpapan Ramhmad Mas'ud saat pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap 55 pejabat fungsional di lingkungan Pemkot Balikpapan, Jumat (9/5/2026).

Pemerintah Kota Balikpapan kembali memperkuat struktur birokrasi melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap 55 pejabat fungsional di lingkungan Pemkot Balikpapan, Jumat (8/5/2026).

Pelantikan yang berlangsung di Aula Balai Kota Balikpapan itu menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat kapasitas aparatur sipil negara (ASN) di tengah perkembangan era digital.

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menegaskan pejabat fungsional memiliki peran strategis dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang profesional, efektif, dan akuntabel.

Menurutnya, penguatan jabatan fungsional juga sejalan dengan kebijakan nasional dalam meningkatkan kompetensi ASN berdasarkan bidang keahlian masing-masing.

“Jabatan fungsional memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendukung tata kelola pemerintahan yang efektif dan akuntabel,” kata Rahmad.

Ia menjelaskan, perkembangan teknologi dan transformasi digital membuat tantangan pelayanan publik semakin kompleks. Karena itu, aparatur pemerintah dituntut mampu beradaptasi dengan perubahan sistem kerja dan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Rahmad menilai pola kerja birokrasi konvensional sudah tidak lagi sepenuhnya relevan dengan kondisi saat ini. ASN, kata dia, harus lebih responsif, cepat beradaptasi, dan terus meningkatkan kemampuan agar pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih efektif.

Menurut Rahmad, posisi Balikpapan sebagai daerah penyangga sekaligus mitra strategis pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) membuat kualitas sumber daya manusia aparatur menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing daerah.

Ia menekankan, pemerintah daerah harus memastikan seluruh program pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Pemerintah bagaimana program ini sampai di masyarakat. Karena situasi dan kondisi sekarang sangat dramatis,” ujarnya.

Selain menyoroti pentingnya adaptasi terhadap teknologi, Rahmad juga mengingatkan para ASN untuk bekerja secara profesional dan penuh kehati-hatian. Menurutnya, pengawasan terhadap kinerja aparatur kini semakin terbuka seiring perkembangan teknologi informasi dan media sosial.

Setiap tindakan maupun keputusan pejabat pemerintah, lanjut dia, dapat dengan mudah dipantau masyarakat. Karena itu, ASN diminta menjaga integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan publik agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga.
Rahmad menambahkan, pengawasan publik seharusnya tidak dianggap sebagai tekanan yang melemahkan semangat kerja aparatur.

Sebaliknya, kondisi tersebut harus menjadi motivasi agar ASN bekerja lebih disiplin, sungguh-sungguh, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas.

Pelantikan pejabat fungsional ini juga menjadi bagian dari langkah Pemkot Balikpapan dalam memperkuat reformasi birokrasi. Keberadaan pejabat fungsional dinilai penting untuk mempercepat pelayanan publik yang lebih profesional dan tepat sasaran.

Pemerintah Kota Balikpapan berharap pejabat yang baru dilantik mampu menjalankan tugas sesuai kompetensi masing-masing serta ikut mendukung pembangunan daerah di tengah meningkatnya tantangan pelayanan publik dan pesatnya perkembangan kawasan penyangga IKN. (MI/Adv Kominfo Balikpapan/red)

Tinggalkan Komentar