LOKAL+

Lima Desa Terpencil di Kaltim Sudah Nikmati Listrik Tenaga Surya

listrik tenaga surya
Gubernur Kaltim Isran Noor sangat konsen memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Kaltim. (dok)

Lima desa terpencil di Kaltim sudah menikmati listrik tenaga surya. Pelayanan dasar masyarakat memang menjadi perhatian serius Gubernur Isran Noor dan  Wagub Kaltim Hadi Mulyadi.

Termasuk pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) lima desa di Kaltim.

Lima desa itu adalah  Desa Menamang Kanan, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar)  dengan kapasitas 100 kwp. Desa Long Duhung, Kecamatan Kelay, Kabupaten Berau dengan kapasistas 39 kwp. Desa Selengot Kecamatan Tanjung Harapan, Kabupaten Paser kapasitas 130  kwp. Desa Menamang Kiri Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kukar dengan kapasitas 50 kwp.

Kemudian Desa Pegat Betumbuk, Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau kapasitas 59 kwp.

“Semua itu, kita lakukan agar pelayanan dasar masyarakat betul-betul terpenuhi, salah satunya kebutuhan listrik. Bertahap kita penuhi,” ucap Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor didampingi Kepala ESDM Kaltim H Munawwar baru-baru ini.

Pembangunan PLTS ini murni dari APBD Provinsi Kaltim tahun anggaran  2022. Untuk itu, Pemprov Kaltim mengapresiasi jajaran Dinas ESDM maupun berbagai pihak yang terlibat dalam pembangunan itu.

“Semoga pembangunan ini bisa  memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,  mendukung aktivitas sehari-hari maupun fasilitas umum, sekolah dan rumah ibadah,” jelasnya.

Kepala ESDM Kaltim Munawwar menambahkan pembangunan ini sebagai bukti  kepedulian dan perhatian Gubernur Isran Noor dan Wagub Hadi Mulyadi kepada masyarakat.

“Yang merasakan manfaat tersebut, contohnya mereka yang ada di Desa Menamang Kiri Kabupaten Kukar, yakni anak-anak Sekolah Dasar Negeri 018 misalnya dan Balai Desa Menamang Kanan,” jelas Munawwar.

Adapun anggaran yang dialokasikan sesuai pagu APBD Provinsi Kaltim TA 2022 sebesar Rp39 miliar. (jay/sul/ky/adpimprov Kaltim/nus)

Comments

POPULER

To Top