Sapu Bersih Juara di Tujuh Kategori, Nurlena: PKK Balikpapan Tunjukkan Kekuatan Kolaborasi
TP PKK Balikpapan sapu bersih tujuh kategori. (dok. PKK)
NUSANTARAPLUS, BALIKPAPAN – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Balikpapan datang ke Rakor PKK se-Kaltim bukan sekadar meramaikan acara.
Pulang-pulang, mereka membawa pulang prestasi gemilang: juara pertama di tujuh kategori lomba Keberhasilan Pembangunan Bidang PKK tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Tahun 2025. Hasil tersebut diumumkan resmi via Keputusan Ketua TP PKK Provinsi Kaltim Nomor 08/KEP/PKK.PROV/X/2025.
Deretan juara yang diraih bukan main-main.
Balikpapan unggul di tujuh kategori sekaligus. Yakni Dasa Wisma, PAAR Peran Keluarga dalam Pencegahan Bully, UP2K PKK, Aku Hatinya PKK, PHBS, hingga LBS.
Singkatnya, dari urusan dapur, dompet keluarga, pola asuh, lingkungan sehat, sampai perilaku hidup bersih, nama Balikpapan berkali-kali disebut sebagai yang terbaik.
Piagam penghargaan diserahkan dalam suasana hangat di Gala Dinner Rakor PKK se-Kaltim yang digelar di Auditorium Aji Tulur Jejangkat, Sendawar, Kutai Barat, pada Jumat (21/11/2025) malam.
Dalam wawancara terpisah di Gedung Parkir Klandasan Balikpapan, Sabtu (22/11), Ketua TP PKK Kota Balikpapan, Nurlena Mas’ud, tidak menutupi rasa syukurnya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada TP PKK Provinsi yang telah memberikan kepercayaan kepada Kota Balikpapan untuk menyabet juara 1 pada tujuh lomba,” ujarnya.
Tapi sejak awal ia menegaskan, kemenangan ini tidak bisa diklaim sebagai kerja satu-dua orang.
Menurut Nurlena, prestasi ini lahir dari kerja kolektif, dari level kota hingga lorong-lorong permukiman. “Keberhasilan ini kerja sama TP PKK Kota Balikpapan bersama kader PKK di Dasa Wisma, PKK RT, kelurahan, kecamatan, dan dukungan para tokoh, remaja, dan anak-anak yang terlibat lomba,” jelasnya.
Pemerintah Kota Balikpapan dan masyarakat juga disebut sebagai “penopang utama” keberhasilan ini.
Nurlena menggarisbawahi bahwa hasil ini juga menggambarkan kekuatan kolaborasi.
“TP PKK alhamdulillah meraih kejuaraan mulai dari Pokja I, Pokja II, Pokja III, Pokja IV dan Sekretaris. Ini momen luar biasa. Kota Balikpapan tidak pernah meraih juara satu di semua kategori secara bersama, tapi malam tadi kita meraih semua kejuaraan itu,” tuturnya.
Namun, ia cepat-cepat menambahkan, juara bukan berarti PKK Balikpapan “paling hebat”, melainkan bukti kerja bersama yang nyata, ikhlas, dan cerdas.
Ia menekankan, program dan pembinaan TP PKK Balikpapan bukan digerakkan hanya demi lomba tahunan. Selama ini, pihaknya terus melakukan pembinaan dan menciptakan berbagai inovasi di setiap pokja untuk meningkatkan kinerja TP PKK.
“Bukan karena lomba, tapi kami ingin menjadi bagian dari pembangunan Kota Balikpapan,” tegasnya. Bagi Nurlena, lomba hanya panggung kerja sesungguhnya berlangsung tiap hari di tengah masyarakat.
Visi itu juga menyentuh aspek yang lebih luas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik.
Nurlena menyebut bahwa gerakan TP PKK bertujuan mendukung Balikpapan sebagai kota yang baik dari sisi ekonomi, pendidikan, dan pelayanan masyarakat. Program-program pemberdayaan yang menyasar keluarga dan perempuan diharapkan ikut mengangkat kesejahteraan warga.
Sebagai organisasi mitra pemerintah, TP PKK juga diposisikan Nurlena sebagai motor yang terus bergerak. Sebagai kader TP PKK harus terus bergerak ke masyarakat yang bertujuan memberdayakan perempuan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Balikpapan.
“Apalagi TP PKK bagian dari organisasi mitra pemerintah untuk masyarakat,” ujarnya. Dengan sapu bersih tujuh juara, pesan itu terasa makin kuat bukan hanya juara di atas kertas, tapi bukti TP PKK Kota Balikpapan mampu menciptakan lingkungan masyarakat yang aman dan nyaman. (Jun/Red/ ADV)
