Wali Kota Rahmad Dorong Akselerasi Digitalisasi Pendidikan di Pelatihan Gemini Academy 2025

Oleh Redaktur pada 26 Nov 2025, 17:22 WIB
Pelatihan AI guru Bpp

Ribuan guru di Balikpapan, mengikuti pelatihan Luring Gemini Academy 2025 di BSCC Dome Balikpapan. (Nusplus)

NUSANTARAPLUS, BALIKPAPAN –Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menegaskan komitmen pemerintah kota memperkuat transformasi digital di sektor pendidikan.

Komitmen itu ia utarakan saat membuka Pelatihan Luring Gemini Academy 2025 di BSCC Dome Balikpapan. Kegiatan ini diikuti 2.286 guru dari seluruh sekolah di Kota Balikpapan.

Dalam sambutannya, Rahmad menekankan bahwa peran guru tidak tergantikan dalam membentuk sumber daya manusia unggul yang dibutuhkan daerah maupun bangsa.

“Para guru adalah kunci. Tidak mungkin akan lahir SDM Balikpapan yang unggul tanpa guru. Saya sendiri tidak akan bisa berdiri di sini tanpa guru-guru saya, yang sampai sekarang masih hidup dan tinggal di Balikpapan,” ujarnya, Rabu (26/11/2025).

Ia juga mengingatkan penghargaan materi tidak sebanding dengan jasa para pendidik, namun keikhlasan harus tetap menjadi landasan dalam menjalankan tugas.

“Apalah arti fasilitas, gaji, atau sarana yang kita berikan jika kita tidak ikhlas membentuk SDM berkualitas. Itu semua akan percuma,” katanya.

Pada kesempatan itu, Rahmad memberikan catatan kepada panitia mengenai tata panggung dan perlengkapan acara yang dinilainya belum mencerminkan semangat digitalisasi.

Ia menilai acara besar semestinya memanfaatkan teknologi visual modern.

“Ini sudah dunia digital, seharusnya tidak ada lagi backdrop kain seperti ini. Gantilah dengan layar digital. Termasuk sound system, mohon yang lebih baik,” tegasnya.

Wali Kota menambahkan Balikpapan harus menjadi contoh nyata dalam implementasi transformasi digital. Rahmad juga menyinggung sejumlah program prioritas pemerintah kota, seperti BPJS gratis bagi warga yang tidak berpenghasilan tetap.

Serta penyediaan seragam sekolah gratis untuk jenjang PAUD hingga SMP. Langkah ini, katanya, merupakan dukungan nyata terhadap peningkatan kualitas SDM sejak usia dini.

Selain itu, ia mengungkapkan rencana kerja sama pendidikan dengan universitas di Arab Saudi, Inggris, dan Tiongkok untuk memperkuat kompetensi guru dalam menghadapi perkembangan global.

“Dunia berubah cepat. Kita harus mengikuti perkembangan dunia, termasuk dalam teknologi dan pendidikan,” tuturnya.

Menutup sambutan, Rahmad berharap pelatihan ini menjadi pemicu semangat para guru untuk terus berinovasi.

“Mudah-mudahan pelatihan ini menjadi dorongan bagi kita semua untuk menciptakan SDM berkualitas menuju Indonesia Emas 2045,” jelasnya. (MI/Red/ ADV)

Tinggalkan Komentar