Wali Kota Rahmad Tegaskan Perizinan Industri Balikpapan Sudah Beres: Clear and Clean

Oleh Redaksi+ pada 07 Des 2025, 16:40 WIB
Rahmad Masud

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud, bersama istri Nur Lena Mas’ud. (Nusplus)

NUSANTARAPLUS, BALIKPAPAN –  Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menegaskan seluruh perizinan industri di ota Balikpapan telah dinyatakan bersih dan tidak bermasalah.

Pernyataan itu disampaikan untuk menjawab isu yang beredar terkait persoalan amdal yang pernah mencuat pada 2022 di kawasan industri Kariangau.

“Kalau izin itu bermasalah, tidak mungkin beroperasi. Untuk Balikpapan, clear and clean,” ujar Rahmad di Balai Kota, belum lama ini.

Saat ditanya ihwal kondisi perusahaan yang sempat terhenti karena amdal, Rahmad mengatakan bahwa informasi tersebut sudah tidak relevan.

“Tahun 2022 itu sudah lama. Berarti informasi yang mengisukan itu, tidak update,” tegasnya.

Wali Kota Rahmad memastikan seluruh industri yang beroperasi telah melalui verifikasi perizinan sesuai peruntukan ruang, dokumen amdal, izin bangunan, dan izin operasional.

Ia mencontohkan perusahaan Agra Refinery CPO yang baru memulai operasional.

“Agra Refinery sudah launching. Itu bukti perizinannya tidak bermasalah,” jelasnya.

Rahmad menambahkan bahwa beberapa perusahaan baru, termasuk investasi asing, juga bersiap masuk ke Balikpapan.

Menurutnya, investasi yang masuk bukan hanya mendorong pendapatan daerah, tapi juga menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi masyarakat.

Terkait sumber Pendapatan Asli Daerah, Rahmad menjelaskan sektor pajak masih menjadi penyumbang terbesar. “PAD paling besar dari pajak. Misalnya pajak pembangunan, pajak bangunan, perhotelan, dan tentu saja para UMKM,” jelasnya.

Ia juga memastikan bakal ada investasi baru yang akan melirik kota ini.

“Tahun depan ada perusahaan berbasis investasi asing yang masuk,” jelas Wali Kota Rahmad. Ia menekankan percepatan layanan perizinan tidak berarti Pemkot melonggarkan pengawasan.

“Dulu tiga bulan, sekarang satu bulan harus selesai. Tapi tetap kami kawal,” sebutnya.

Rahmad juga memastikan hingga saat ini seluruh izin usaha besar yang telah beroperasi di Kota Balikpapan berada dalam status clear and clean.

Hal itu, tegas Rahmad, dibuktikan dengan beroperasinya berbagai industri baru tanpa hambatan perizinan. “Semelter sudah launching, izinnya tidak ada masalah. Kalau izin bermasalah, pasti tidak akan mungkin beroperasi. Saya pastikan di Balikpapan, semuanya clear,” ungkapnya.

Selain itu, sejumlah industri strategis seperti sektor pengolahan CPO juga telah beroperasi lancar.

Pemerintah Kota, lanjut Rahmad, menegaskan fokus utama saat ini memastikan kepastian hukum bagi investor tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat.

“Selama usaha itu membawa manfaat ekonomi dan lapangan kerja, pemerintah pasti dukung,” ujarnya.

Dengan penegasan ini, Pemkot memastikan bahwa Balikpapan siap menerima investasi industri baru dengan proses perizinan yang tertib, terarah, dan sesuai regulasi. (MI/Red/ ADV)

Tinggalkan Komentar