Jajan Warga Kaltim Meningkat, Inflasi November Capai 2,28 Persen

Oleh Redaksi+ pada 03 Des 2025, 18:49 WIB

Akhir tahun warga Kaltim seperti biasanya melakukan konsumsi belanja yang meningkat. Hal ini membuat inflasi terdongkrak khususnya di sektor kelompok pengeluaran.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur mencatat terjadi inflasi year on year (y-on-y) pada November 2025 sebesar 2,28 persen, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai 109,03.

Dalam rilis yang diterima media ini, Kepala BPS Kaltim, Yusniar Juliana, menjelaskan bahwa inflasi y-on-y dipicu oleh kenaikan harga pada sebagian besar kelompok pengeluaran.

Meliputi: kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 4,43 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,02 persen, kelompok kesehatan sebesar 1,45 persen, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 1,32 persen.

”Kelompok penyediaan makanan dan minuman/ restoran sebesar 1,65 persen, serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 12,45 persen,”terang Kepala BPS Kaltim, Yusniar Juliana, dalam keterangan resminya , Selasa (2/12/2025), dalma keterangan persnya.

Sebaliknya, kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu: kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 1,28 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 1,12 persen, kelompok transportasi sebesar 0,58 persen, serta kelompok informasi,komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,32 persen.

Dari 4 Kabupaten/Kota cakupan IHK di Provinsi Kalimantan Timur Inflasi tertinggi terjadi di Berau sebesar 2,76 persen, disusul Kota, Penajam Paser Utara  sebesar 2,45 perse,  Balikpapan 2,31 Persen. Inflasi terendah terjadi di Kota Samarinda sebesar 2,10 persen.

Selain itu, inflasi month-to-month (m-to-m) November 2025 tercatat 0,41 persen, sementara inflasi year-to-date (y-to-d) mencapai 1,96 persen. (rl/bps/red)

Tinggalkan Komentar